Senin, 10 September 2012

Kematian adalah upah dosa kita.


Jika anda tidak yakin bahwa jiwa anda pasti dibawa oleh malaikat ke taman Firdaus Allah pada saat anda menghadapi kematian, maka saat ini juga jangan tunda untuk menerima dan percaya kepada Yesus Kristus, juruselamat jiwa manusia dari segal
a kuasa di dunia ini yang berusaha menahan anda untuk tinggal di dunia ini selama-lamanya.

Terimalah keselamatan jiwamu dengan cuma-cuma dengan menerima dan percaya dalam nama Yesus bahwa anda diselamatkan. Walaupun anda belum mengerti tentang Yesus adalah Tuhan, atau Yesus adalah Allah yang menyelamatkan. Terimalah dan percayalah dalam hatimu dalam nama Yesus dan mintalah dalam doamu dengan nama Yesus supaya Allah mengirimkan kasih karunia-Nya kepada anda.

Jiwa anda adalah taruhannya dalam kekekalan dikuasai oleh Iblis dan para malaikatnya. Dan oleh karena Iblis dan para malaikatnya dihukum dalam lautan api yang menyala-nyala, yaitu kehancuran dunia ini, maka andapun akan terbawa oleh dia yang menguasai anda.

Hanya ada satu kelepasan, yaitu Dia (Yesus Kristus) yang telah mengalahkan maut, dan memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Hanya Dia satu-satunya pengharapan anda.

Saya berdoa untuk keselamatan jiwa setiap orang membaca status ini, supaya semua manusia diselamatkan jiwanya dari kesengsaraan yang kekal. Anda tidak tahu kapan anda akan mati dan tidak ada satu jaminanpun yang membuat anda yakin dengan pasti bahwa anda diselamatkan dari dunia ini dan dibawa ke dalam taman Firdaus Allah. Hanya malaikat yang kuat yang diutus oleh Yesus Kristus yang dapat membawa jiwa anda ke sana. Tanpa mereka maka anda akan tinggal di dunia ini selama-lamanya untuk menerima hukuman yang kekal bersama-sama dengan dunia ini yang telah dipenuhi oleh kuasa Iblis, dan para malaikat-malaikatnya.

"Bertobatlah dan berilah dirimu di baptis dalam nama Yesus Kristus, dan terimalah karunia Roh Kudus yang menjadi jaminan keselamatan jiwamu"

Hanya ini yang terpenting dan terutama dari kehidupan di dunia ini, yaitu keselematan jiwamu dari dunia ini. Sebab kematian telah melanda semua manusia, dan anda tidak tahu kapan waktu giliran anda.

Percuma anda memiliki nama baik, kekayaan, kehormatan, kuasa, serta selebritas di dunia ini jika jiwamu tidak diselamatkan. Karena semua itu adalah kesia-siaan yang akan hilang pada saat maut menjemput anda. Pertimbangkanlah hal yang utama dalam kehidupan anda.

Berapa lama nama baik akan diingat?
Apakah orang mengingat nama baik anda menjadikan anda berbahagia?
Dapatkah orang mati berbahagia?
Berapa lama kekayaanmu dapat dinikmati?
Berapa lama kehormatan akan diberikan?
Berapa lama kuasa itu melekat?
Berapa lama selebritas itu bergaung?

Semuanya adalah kesia-siaan, carilah apa yang kekal, dan berkenan untuk selama-lamanya bersama para malaikat di Sorga. Dan hanya ada SATU JALAN untuk supaya para malaikat di Sorga menolong anda pada saat kematian anda, yaitu Yesus Kristus. Berdamailah dengan Dia, dan berserulah kepada-Nya karena selagi masih ada waktu untuk berseru kepada-Nya maka jangan ditunda-tunda.

Yesus berkata:
"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."

Dia berdiri di muka hatimu, dan telah mengetoknya saat ini, pada saat anda membaca status ini. Terimalah apa yang menyelamatkan jiwa anda, karena hanya itu saja harapan kita manusia di dunia ini.

Ada banyak orang beragama kristen juga belum lahir baru, dan tidak mengerti bahwa KESELAMATAN JIWAnya ada dalam bahaya, karena hanya orang yang telah lahir baru yang dapat melihat Kerajaan Sorga. Tetapi walaupun begitu, Tuhan memberikan kesempatan supaya setiap orang yang mau menerima dan percaya kepada nama Yesus juga boleh diselamatkan.

Karena Tuhan mengasihi jiwa saudara demikian juga saya mengasihi jiwa saudara.
Memahami dunia orang mati.


Kematian adalah bagian dari Kerajaan Iblis.


Mengharapkan sesuatu dari orang mati adalah perbuatan najis dan yang menajiskan juga oleh karena roh orang mati tersebut.

Imamat 19:31 Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.

Terdapat berbagai macam orang yang tinggal di dalam dunia orang mati:

1) Yang disebut arwah, yaitu mereka yang umum bergentayangan di dunia ini, dimana tempat dia sudah terbiasa selagi masih mengenakan tubuh jasmaninya. Di tempat atau lokasi orang tersebut menumpahkan darahnya maka disitu dia berada untuk waktu yang lama tergantung dari keadaan disekitar tersebut. Karena mereka harus berbagi tempat dengan jin-jin, roh-roh setan lainnya.

2) Yang tidur, yaitu mereka yang tidak mengalami kesadaran apapun setelah lepas dari tubuh jasmaninya. Mereka menantikan saat kebangkitan, dan roh mereka tetap berada di dalam dunia orang mati, mereka tidak berada di taman Eden, namun demikian mereka beristirahat hingga pada waktunya dibangunkan. Peristirahatan ini ditempat yang ada di bumi ini, yaitu di makam mereka sendiri.

3) Yang hilang leyap, sama dengan binasa, tidak ada lagi keberadaannya selain lenyap seperti binatang kalau mati. Orang demikian sama sekali tidak ada gunanya, karena tidak memiliki apa-apa selain lenyap, sama seperti sperma lelaki yang tidak menjadi janin, tidak diperhitungkan sama sekali.

4) Yang dibawa oleh malaikat ke taman Eden, taman Firdaus Allah. Mereka adalah orang-orang yang diselamatkan sehingga mereka tidak lagi berada di dalam maut. Yang dibawa adalah jiwanya atau roh manusianya, sementara menantikan hari kebangkitan jasmaninya bagi seluruh orang yang mati. Baik itu pada kebangkitan pertama atau yang mendapat bagian pada kebangkitan kedua.

5) Yang langsung dilempar ke Neraka. Mereka adalah orang-orang yang berdosa kepada Roh Kudus, tidak ada kesempatan sama sekali untuk mereka.

Orang-orang yang masuk dalam kategori 1 dan 2 dapat dipanggil oleh manusia yang hidup di bumi ini, dan inilah yang dikategorikan sebagai perbuatan najis. Sedangkan untuk kategori 3 dan 5, sudah tentu tidak bisa dipanggil karena mereka sudah lenyap tidak berbekas sama sekali. Dan untuk kategori yang keempat sudah tidak mungkin lagi kembali ke bumi karena jarak antara bumi dan Sorga yang begitu jauh, tidak mungkin mereka dapat kembali lagi kesini (kebumi) oleh kehendak mereka sendiri. Mereka sudah terpisah dari dunia ini dan berada ditempat Adam dan Hawa mula-mula berhabitat.

Demikian juga kalau kita mau mendoakan orang yang sudah mati, maka kita harus tahu persis orang itu berada dimana, hal ini hanya bisa diketahui oleh Roh Kudus yang memberitahukan hal tersebut kepada kita. Jika orang yang kita ingin doakan sudah ada di Sorga untuk apalagi berdoa untuk mereka, justru mereka yang berdoa untuk kita. Hal berdoa untuk (bukan kepada) orang mati hanya diperuntukan bagi mereka yang masuk dalam kategori 1, dan 2. Kita boleh mendoakan orang yang sudah mati itu supaya mereka dapat melihat terang kemuliaan Allah di dalam maut sehingga mereka diselamatkan juga pada saat penghakiman (Kebangkitan Kedua).

Yang tidak boleh adalah mengharapkan sesuatu dari mereka yang sudah mati, karena mereka adalah najis jika mereka masuk dalam kategori 1 dan 2. Sedangkan orang kategori ke 3, adalah kesia-siaan, sudah tentu demikian juga untuk orang yang masuk kategori 4 dan 5, kita sudah terpisah dengan mereka sangat jauh tempatnya, tidak mungkin mereka dapat datang kembali.

Memahami hal ini maka kita tahu alasan-alasan yang tepat dan benar berhadapan dengan arwah atau dunia orang mati.

Rabu, 18 Agustus 2010

Kematian seseorang adalah akhir dari penciptaan orang tersebut oleh Elohim, yang  menghasilkan karakter yang sesuai dengan gambar Elohim (KEJ 1:16), yaitu Yeshua Kristus atau  gambar Iblis, tergantung pada keputusan yang diambil orang tersebut pada saat tinggal didalam tubuhnya (masa hidupnya didunia).  Serupa dengan Yeshua Kristus berarti segambar dengan Elohim yang benar, sedangkan segambar dengan Iblis berarti segambar dengan Elohim yang sudah ada atau Elohim yang lama.

Kematian seseorang merupakan akibat dari perginya jiwa atau nyawa seseorang dari tubuhnya.  Jiwa yang terpisah dari tubuh tersebut adalah buah dari roh yang ada didalam diri orang tersebut (ROM 8).  Apabila orang tersebut telah lahir dari Roh Elohim (lahir baru), maka jiwanya akan memiliki jiwa yang baru sesuai dengan kehendak Elohim,  sedangkan mereka yang belum mengalami lahir baru, mereka tetap dalam kuasa si Iblis, yaitu keinginan daging (GAL 5:16-21). 

Setiap tubuh manusia mengalami hukum dosa dan hukum maut, yang telah ditetapkan sejak mulanya, yaitu penciptaan manusia.  Hukum ini berlaku secara universal untuk seluruh manusia, tidak memandang ras, suku bangsa, agama, ataupun umur. 

Siapakah yang menciptakan Maut dan Kerajaan Maut ?

Lalu TUHAN Elohim memberi perintah ini kepada manusia: Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”  (KEJ 2: 16-17).

Lalu firman-Nya kepada manusia itu: karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan depadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan dipadang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.” (KEJ 3: 17-19)

Sebelum ada firman diatas,  maut dan kerajaan maut belum diciptakan, tetapi oleh firman-NYA tersebut maka maut dan kerajaan maut tersebut ada. Dan tanah menjadi terkutuk oleh karena firman TUHAN Elohim.  Dalam hal ini adalah Elohim yang sudah ada atau Elohim yang lama.

Ada tertulis:

Dan aku melihat: sesungguhnya ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan Kerajaan Maut mengikutinya.  ….” (WHY 6: 8).

Maut adalah roh yang lahir dari firman TUHAN Elohim yang dikatakan kepada manusia pertama-tama tersebut (KEJ 2: 16-17).  Semua makhluk  yang tidak dapat bagian didalam Kerajaan Yeshua Kristus dikuasai dan dikurung dalam kuasa firman TUHAN Elohim didalam maut, yaitu melalui benih Iblis yang dibawa oleh setiap manusia dari mulai adam dan hawa  (benih roh pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat).

Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.” (WHY 20: 14).

Jelas disini maut dan kerajaan maut yang difirmankan oleh TUHAN Elohim bukanlah hasil kerja dari Elohim yang benar, yaitu BAPA yang diperkenalkan oleh Yeshua Kristus, tetapi Elohim yang sudah ada atau Elohim yang lama.  Karena segala sesuatu yang bukan berasal dari Elohim, BAPA, Tuhan Yeshua Kristus akan dicabut sampai keakar-akarnya.

Sampai disini saudara dapat memahami, bahwa si Pendakwa telah mengutuk tanah dan menjadikan maut bagi setiap manusia oleh karena kuasa dan hak yang ia miliki pada waktu bersama Elohim, BAPA.  Pada saat mula-mula tersebut Yeshua Kristus tinggal didalam BAPA, yaitu ketujuh Roh Elohim yang ada dihadapan takhta DIA YANG LANJUT USIA.  Yesus sudah ada tetapi tidak dalam rupa manusia, tetapi dalam ketujuh Roh Elohim yang menjelajah keseluruh bumi.

Si Pendakwa (TUHAN Elohim yang berfirman kepada Adam dan Hawa) dicampakan dari Sorga setelah peperangan yang dipimpin oleh Michael.

Hukum dosa adalah segala peraturan/ketentuan/ketetapan tentang segala keinginan daging (hidup manusia didunia), yaitu pemikiran, perasaan, dan perbuatan yang  dimiliki oleh manusia. Hukum ini telah dinyatakan dalam kitab Taurat yang ditulis oleh Musa, untuk menyatakan tentang dosa. Ada dua peraturan dalam hukum Taurat yang utama, yaitu hukum yang mengatur/menyatakan hubungan antara manusia dengan sang Pencipta, dan hukum yang mengatur/menyatakan hubungan antara sesama manusia (termasuk juga dengan lingkungannya).  Hasil akhir dari hukum dosa adalah maut, oleh karena si Pendakwa yang menuntut kematian manusia, dia berkuasa atas maut.

Maut adalah suatu tempat didalam dimensi rohani yang mengumpulkan setiap roh manusia oleh karena hukum dosa.  Dimanakah letaknya maut ?,  maut berada dibumi, dimana tempat/wilayah jiwa orang tersebut berpisah dengan tubuhnya (KEJ 4:10).  Jiwa manusia terdapat pada darahnya, oleh sebab itu dimana darah manusia itu tercurah ke tanah, disitulah tempat maut berada. Dimana maut berada, disitu  adalah tempat atau tanah terkutuk.  Karena iblis ada disitu menguasai jiwa dari orang bersangkutan.  Oleh sebab itu kuasa si Iblis setiap hari makin bertambah besar dibumi ini dengan lahirnya dan matinya orang-orang yang tidak menerima keselamatan dari Tuhan.

Maut dikuasai oleh malaikat-malaikat yang diciptakan oleh Elohim terlebih dahulu pada waktu penciptaan manusia (KEJ 3:3; WHY 6:8). Setiap orang yang masuk kedalam maut dikuasai oleh malaikat-malaikat ini.  Dan tidak ada seorangpun yang dapat melepaskan seseorang dari kuasa malaikat-malaikat ini, kecuali Elohim sendiri, yaitu Yeshua Kristus yang telah mengalahkan mereka, oleh hidup yang telah IA miliki sebelum segala sesuatunya diciptakan.

Ada beberapa orang yang dengan sukarela menjadi pengikut dari malaikat-malaikat ini, dan diberi kuasa juga untuk mendatangkan kematian bagi orang yang masih hidup. Ini adalah orang-orang fasik yang diciptakan segambar dengan Iblis.  Dan mereka bersama-sama dengan balatentara iblis melaksanakan karakter kefasikan mereka sampai didalam maut sekalipun.   Mereka bersuka cita pada saat ada yang bergabung dengan mereka didalam maut.  Mereka inilah yang dinamakan Kerajaan Maut, yaitu malaikat-malaikat dan jiwa-jiwa manusia yang mengikuti (dalam kuasa) iblis secara sadar maupun tidak sadar.  Sekarang ini, jumlah mereka banyak sekali, tidak terhitung banyaknya.

Jiwa-jiwa ini memiliki pikiran, perasaan, dan pengetahuan sesuai yang terjadi pada waktu tinggal didalam tubuhnya (semasa hidupnya).  Tetapi jiwa-jiwa ini tinggal dalam kegelapan yang pekat di alam maut.   Mereka tidak memiliki kesempatan kedua untuk bertobat, karena Roh Elohim tidak dapat tinggal didalam jiwa seseorang.  Hanya didalam tubuh manusialah Roh Elohim dapat tinggal dan menghasilkan jiwa yang berkenan kepada DIA.

Mereka telah menjadi setan-setan yang sewaktu-waktu dapat masuk kedalam tubuh manusia lain, sehingga menjadikan kekejian bagi Elohim.  Didalam satu tubuh manusia, dapat dimasuki oleh banyak sekali roh-roh atau jiwa-jiwa yang tinggal didalam maut.  Mereka memperlakukan tubuh tersebut sesuai kehendak mereka sendiri, dimana jiwa yang tinggal didalam  tubuh yang sebenarnya tidak berkuasa untuk mencegah mereka.  Inilah yang dinamakan kesurupan atau kemasukan roh-roh jahat.  Dari perasaan, pemikiran, perkataan, dan perbuatannya, anda dapat mengetahui siapa yang ada didalam orang tersebut.   Dan kalau roh-roh jahat yang masuk dalam jumlah yang sangat banyak, maka akan mengakibatkan orang yang kesurupan itu menjadi sangat kuat.

Mereka juga dapat menampakkan diri dalam berbagai rupa, untuk melaksanakan segala perbuatan kefaksikan mereka dialam nyata (bumi). Mengakibatkan berbagai kecelakaan, kesengsaraan, penyakit. bencana yang membawa penderitaan bagi mereka yang masih tinggal didalam tubuh.   Mereka hidup dalam kegelapan didunia ini, seperti prabu siliwangi, nyai roro kidul, simanis jembatan ancol, dan lain sebagainya.  Jumlah mereka yang didalam maut sangat banyak, sebaliknya yang terpilih untuk masuk kedalam Kerajaan Sorga hanya sedikit sekali.

Mereka memiliki berbagai kemampuan untuk menyesatkan banyak orang, seperti kuasa penyembuhan yang memimpin kepada kebinasaan jiwa. Hati-hatilah terhadap segala macam penyembuhan yang ada didalam dunia ini dengan menyangkal Yeshu adalah Tuhan dan Kristus.

Kuasa dari malaikat-malaikat ini juga dapat menyesatkan mereka yang tidak tercatat dalam kitab Kehidupan Anak Domba Elohim, sehingga mereka menggunakan nama Yeshua untuk kepentingan mereka. Sebagai contoh yang paling menonjol adalah Hitler di Jerman dimana mayoritas adalah orang-orang Kristen, tetapi mereka tidak mengenal Elohim, sehingga mereka tersesat dalam kejahatan sebagai bangsa.   Mereka ini datang dari maut untuk menghambat keselamatan dari Tuhan untuk pemulihan di Eropa.  Demikian pula yang terjadi di Amerika belakangan ini, dia yang sudah dari dulu mencobai hati bangsa-bangsa datang menguasai para pemimpin Amerika serikat untuk melaksanakan kehendaknya, sehingga menghambat keselamatan dari Tuhan kepada bangsa Irak.  Dimana banyak pertumpahan darah disitulah maut tinggal diam, dan tanah itu menjadi terkutuk.  Tidaklah benar mereka yang mengaku Yeshua adalah Tuhan, tetapi melakukan penumpahan darah banyak orang untuk kepentingan mereka sendiri.  Tetapi berkatilah mereka yang menganiaya kamu, karena Roh kemulian ada padamu.  Mereka ini bukan pengikut Yesus Kristus tetapi penggagah/pemerkosa Yeshua Kristus dengan menista namaNYA oleh karena perbuatan mereka.
   
Maut berkuasa oleh karena dosa manusia. Sedangkan dosa adalah segala pelanggaran terhadap perintah, peraturan, ketetapan, dan ketentuan TUHAN.  Sehingga jelas, bahwa maut diciptakan  untuk menampung semua orang yang melakukan pemberontakan terhadap TUHAN.  Karena  kuasa dosa adalah hukum Taurat.

Maut dan kerajaan maut merupakan bagian dari penciptaan Sorga dan bumi  yang dilaksanakan dan dikuasakan kepada Lucifer, Iblis untuk manaklukan segala sesuatu kepada Elohim oleh hikmatNYA dan pengertianNYA.  Untuk memurnikan segala makhluk ciptaanNYA yang akan hidup bersama-sama dengan DIA selama-lamanya. Termasuk disini juga untuk memurnikan para malaikat-malaikat yang berada di Sorga.

Pada zaman purbakala, banyak malaikat-malaikat yang turun ke bumi dan melakukan perkawinan dengan perempuan-perempuan dibumi, yang menghasilkan orang-orang yang gagah perkasa, para Raksasa (KEJ 6:2).  Pada akhirnya, malaikat-malaikat ini juga masuk kedalam maut sama seperti manusia, oleh karena masuk dalam pencobaan, tetapi tidak berhasil mengatasi segala pencobaannya.

Demikianlah antara maut dengan kehidupan didunia (dibumi) ini tidaklah terpisah, tetapi antara maut dan Sorga ada pemisah yang sangat jauh, sehingga mereka yang ada didalam maut tidak dapat pergi ke Sorga, demikian pula mereka yang di Sorga tidak dapat mendatangi maut.  Tetapi antara maut dan neraka tidaklah terlalu jauh, karena keduanya disediakan Elohim didalam bumi ini.  Mereka yang ada didalam maut, menantikan penghakiman dari Firman Elohim, sedangkan mereka yang didalam neraka menjalani hukuman kekal, tinggal didalam lautan api.

Didalam maut ada tempat yang sangat dalam, yaitu yang dinamakan jurang maut. Tempat ini dikhususkan untuk orang-orang, atau malaikat-malaikat yang telah menyesatkan banyak orang. Ini adalah tempat yang  paling gelap-gulita.   

Lucifer, yaitu yang dulunya adalah bintang timur itu, adalah penguasa maut, dia adalah penguasa maut tertinggi.  Tetapi dia telah dikalahkan oleh darah Yeshua Kristus, segala tuntutan yang ditetapkannya telah dibayar lunas.  Bersukacitalah manusia, karena bukan malaikat-malaikatnya yang IA selamatkan, tetapi manusialah yang beroleh pembebasan dari maut.

Beberapa malaikat yang telah diciptakan terlebih dahulu, yaitu sebelum bumi dijadikan telah masuk dalam kuasa Iblis dan mengalami kematian, sehingga mereka masuk kedalam maut hingga sekarang.  Kuasa mereka dibatasi dan ditempatkan didalam dunia ini, yaitu gua-gua dan jurang-jurang yang gelap gulita untuk menantikan masa penghakiman terakhir dan dibuang kedalam lautan api (neraka).
   
Ada dua tahapan kematian untuk setiap manusia, yaitu:

•    Kematian pertama,

Manusia memiliki pilihan untuk menentukan kematian pertama mereka, yaitu:
1.    Pada saat maut menjemput, pada waktu jiwa atau nyawa orang tersebut meninggalkan tubuhnya.  Pilihan ini adalah yang paling banyak dipilih oleh kebanyakan manusia, oleh karena ketidak peduliannya, ketidaktahuannya, ataupun penolakannya atas keselamatan dari Elohim.  Kematian ini adalah kematian didalam dosa manusia tersebut, dan tidak ada yang dapat membebaskannya dari kuasa maut (agamanya tidak dapat membebaskannya, perbuatan baiknya tidak dapat membebaskannya, pengetahuannya tidak dapat membebaskannya, kekayaannya tidak dapat membebaskannya, status atau kedudukannya/jabatannya yang tinggi tidak dapat membebaskannya). 

2.    Pada saat pertobatannya, pada waktu jiwanya (keinginan daging) dimatikan yaitu perasaannya, pemikirannya, perkataannya, dan perbuatannya yang dibawa dari lahir dimatikan dengan kesadaran penuh untuk menyerahkan diri kepada Elohim dengan menerima injil Yesus Kristus dan memberi diri dibaptis dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus.  Kematian pertama ini dilakukan dengan menyangkal dirinya, dengan percaya kepada Yeshua adalah Tuhan dan Kristus.  Kemudian masuk dalam hidup yang baru, yaitu makhluk baru yang lahir dari Elohim, yaitu pada saat menerima baptisan Roh Kudus. Elohim melihat dan mengenal setiap hati manusia, sehingga IA dapat memberikan Roh-NYA sesuai kehendakNYA.


    Kematian kedua,

Adalah akibat dari keputusan kematian pertama, apabila memilih pilihan pertama, yaitu maut menjemput, maka kematian kedua menanti, yaitu dibuang dalam lautan api. Hal ini adalah kesengsaraan yang kekal, lebih parah dari maut itu sendiri. Orang-orang yang tidak mau bertobat dan menerima keselamatan dari Tuhan, mereka adalah yang akan mengalami kematian kedua dengan kesengsaraan yang kekal. Oleh karena mereka menolak Allah yang telah menyatakan diri-Nya kepada manusia. Sama seperti para malaikat yang juga menolak Dia yang di tentukan Allah bagi kemuliaan-Nya.  Neraka bukan untuk manusia, tetapi bila manusia memilih untuk menuruti ajaran dan nasihat dari para malaikat pemberontak ini, maka mereka turut serta dalam kejahatannya.

"Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka didalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang, inilah kematian yang kedua." (WHY 21:8)
   
Elohim menciptakan lautan api atau neraka bukan untuk manusia, tetapi untuk para malaikat-NYA yang berlaku fasik, yaitu mereka yang menciptakan maut dan kerajaan maut  bagi manusia.  Tetapi oleh berbagai penyesatan dan segala kekuatan dari malaikat-malaikat fasik ini mempengaruhi manusia, sehingga banyak sekali orang yang menyerahkan dirinya dalam belenggu kuasa malaikat-malaikat ini.  Bahkan mereka tidak menyadari telah dikuasai oleh malaikat-malaikat fasik ini, hingga membunuh/menakut-nakuti orang lain (terorisme)  sebagai bagian dari perbuatan bakti kepada pemimpin mereka.

Lucifer, Iblis, dan Satan adalah penguasa maut, saat ini sudah mengetahui bahwa waktunya sudah sangat dekat bagi mereka untuk masuk dalam kematian kedua mereka bersama para pengikut mereka, yaitu manusia-manusia yang lahir dari kedagingan (lahir dari Iblis).  Maut menjadi tempat bagi musuh-musuh Tuhan Yang Maha Kuasa, dia yang menjadikannya, dia pula yang menempatinya (NAH 1: 8; MZM 82:2-7; YES 14:10-11).  Celakalah mereka yang tinggal didalam Maut dan Kerajaan Maut selama-lamanya.


Tetapi apabila pilihan kedua yang dipilih, yaitu bertobat dan menerima keselamatan dari Tuhan (baptisan Roh Kudus dan tercatat dalam kitab Kehidupan Anak Domba Elohim), maka kematian kedua adalah pada saat jiwa atau nyawa orang tersebut meninggalkan/terpisah dengan tubuh manusianya.  Sesaat kemudian orang tersebut akan masuk dalam firdaus atau Sorga yang disediakan Elohim bagi mereka yang mengasihi DIA.  Inilah kehidupan yang kekal bersama orang-orang kudus dari zaman purbakala hingga masa yang akan datang.  Oleh sebab itu, kematian adalah keuntungan bagi mereka yang telah menerima hidup yang kekal bersama Yeshua Kristus didalam dunia yang akan datang. Mereka akan menerima tubuh baru, yaitu tubuh seperti malaikat yang dapat tahan dihadapan Elohim Yang Maha Kudus.

Yeshua Kristus adalah penguasa Sorga, DIA mengangkat dan mengumpulkan malaikat-malaikatNYA bersama para manusia yang dipilihNYA untuk hidup bersama dengan DIA didalam Sorga dan bumi yang akan dipulihkanNYA.  DIA membangun Sorga dengan susah payah, oleh karena musuh-musuhNYA yang gagah perkasa, yaitu Lucifer, Iblis, dan Satan, serta para pengikutnya.

… Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.” (WHY 1:18).
   
Kunci maut dan Kerajaan maut adalah kuasa malaikat-malaikat yang pada mulanya menguasai maut, yaitu Lucifer, Iblis.  Kuasa mereka telah dikalahkan, sehingga  Yeshua Kristus berkuasa atas maut dan Kerajaan maut.  Oleh sebab itu, mereka yang tinggal didalam firman Yeshua Kristus akan terbebas dari maut dan Kerajaan maut.

Setiap orang  yang dipilih oleh Elohim di dalam nama Yeshua Kristus mengalahkan maut oleh Roh Kebenaran yang diberikan Elohim kepada orang tersebut dengan berdasarkan darah Yeshua dan Iman, serta ketaatan orang tersebut semasa hidup sebagai manusia (kesaksiannya)  (ROM 8:2,11),  dinyatakan pada saat kebangkitannya.  Setelah jumlah yang terpanggil itu lengkap (pemulihan selesai), maka akan ada penghakiman bagi semua orang yang hidup dan yang mati (dibangkitkan dalam tubuh yang tidak dapat binasa), mereka yang tidak tercatat dalam kitab Kehidupan Anak Domba Elohim akan dibuang ke lautan api,  kemudian Elohim akan membuang maut dan kerajaan maut kedalam lautan api yang kekal atau neraka.